19 Desember 2011

Pelanggaran hak asasi manusia di kawasan perkebunan kelapa sawit PT PP Lonsum Tbk-Sumatera Utara

Editor : Eddie Sius Riyadi
Kolasi: xxi, 140 halaman
Impresum: Jakarta: ELSAM, 2010
ISBN: -
Harga: Rp
Bilingual Indonesia-Inggris

Sejak 2003, Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (ELSAM) telah melakukan pemantauan dan penelitian lapangan atas praktik-praktik pelanggaran hak asasi manusia yang melibatkan perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Perusahaan Perkebunan London Sumatera (PP Lonsum Tbk-Sumatera Utara). Perusahaan perkebunan kelapa sawit terbesar di Indonesia ini sering terlibat dalam berbagai tindak pelanggaran hak asasi manusia, seperti pengusiran penduduk dari lahan-lahan pertanian, pelarangan atas aktivitas penduduk dalam mencari nafkah tambahan, pelanggaran hak-hak para buruh harian lepas dan dugaan kuat adanya praktik-praktik pelecehan seksual serta menggunakan anak sebagai pendukung buruh harian lepas (BHL).

Laporan ini mencakup praktik-praktik pelanggaran hak asasi manusia dominan di enam pemukiman penduduk yang masuk dalam kawasan perkebunan kelapa sawit PT PP lonsum Tbk-Sumatera Utara. Berdasarkan kesaksian penduduk di enam desa -Desa Pargulaan, Desa Simpang Empat, Desa Cempedak Lobang, Desa Naga Rejo, dan Desa Timbul Naga-  dan juga wawancara dengan narasumber perempuan untuk mengetahui kondisi perlindungan hak-hak perempuan di kawasan tersebut.

Daftar Isi

Kata Pengantar

Bab 1. Pendahuluan
Bab 2. Gambaran umum mengenai PT PP Lonsum Tbk-Sumatera Utara
Bab 3. Profil desa-desa di dalam kawasan HGU PT PP Lonsum Tbk-Sumatera Utara dan catatan panjang konflik
Bab 4. Pelanggaran HAM: jenis, pola, dan variasinya
Bab 5. Berbagai kesaksian penting penduduk tentang peristiwa pelanggaran HAM
Bab 6. Langkah-langkah Negara dalam menangani tindak pelanggaran di kawasan perkebunan kelapa sawit.
Bab 7. Kesimpulan dan rekomendasi

sumber: elsam

1 komentar:

aini.sulaini mengatakan...

Buku Pelanggaran hak asasi manusia di kawasan perkebunan kelapa sawit PT PP Lonsum Tbk-Sumatera Utara yang di terbitkan oleh ELSAM ini sangat bagus, pesan serta isi yang ada di dalamnya sangat bermakna dan penuh dengan konflik yang membuat kita para pembacanya marah sekaligus ikut prihatin pada masyarakat yang ada di daerah tersebut. apa lagi kalau melihat videonya. huuufffttt sangatt keterlaluannn dan tidak berperikemanusiaan