LOMBA CIPTA ESAI
TINGKAT MAHASISWA SE-INDONESIA
DISELENGGARAKAN OLEH LEMBAGA PERS MAHASISWA (LPM) OBSESI
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN) PURWOKERTO
* TEMA
"Islam dan Terorisme"
* KETENTUAN
1. Melampirkan copy Kartu Mahasiswa yang masih berlaku;
2. Esai diketik dengan hurup time new roman size 12, batasan 5-10 halaman;
3. Teknik penulisan kutipan dengan menggunakan penyebutan sumber kutipan IN NOTE/CATATAN DALAMAN. Contoh: "Tidak ada karya sastra yang ditulis dalam situasi kekosongan budaya" (Teeuw, 1982:11).
4. Di akhir esai dilengkapi dengan DAFTAR PUSTAKA. Contoh: Teeuw, A. 1982. Tergantung pada Kata . Jakarta: Pustaka Jaya.
5. Esai yang diikutkan lomba adalah karya yang belum pernah dipublikasikan dalam bentuk apapun;
6. Setiap peserta hanya boleh mengirimkan 1 judul saja dari karya terbaiknya;
7. Melampirkan biografi singkat maksimal 1 halaman;
8. Semua hal tersebut diemailkan ke obsesipress@gmail.com ;
9. Batas terakhir penerimaan naskah 15 Desember 2009.
* PENGUMUMAN NOMINATOR DAN PEMENANG ESAI
1 Januari 2010
* HADIAH
1. Bagi esai nominator dan esai pemenang akan dibukukan eksklusif oleh Penerbit OBSESI Press, 3 esai pemenang, dan 27 esai nominator;
2. Bagi Juara ke-1 mendapatkan uang Rp 1.000.000; Juara ke-2 Rp.750.000; Juara ke-3 Rp 500.000 ;
3. Baik nominator maupun pemenang diberi hak mendapatkan buku bunga rampai esai tersebut 2 eksemplar, dan masing-masing akan mendapatkan Piagam Penghargaan ;
4. Baik hadiah maupun buku esai tersebut hanya akan diberikan jika yang bersangkutan hadir pada acara "Peluncuran dan Diskusi Buku Esai Pemenang Lomba Nasional" pada Senin 8 Februari 2010 ;
5. Jika yang bersangkutan berhalangan hadir, maka disilahkan menghubungi Panitia (PU LPM OBSESI Edo Ahmad Baedowi 08529 3001 761/ Faqih Hamdani 085227 379 226), dan buku esai akan dikirim jika sudah mengirim ongkos pengganti biaya kirim.
* DEWAN JURI
1. Dr. Naqiyah Mukhtar (Pakar di Bidang Tafsir Hadis, dan Studi Gender) ;
2. Suwito NS., M.Ag. (Pakar di Bidang Ekologi-Sufisme);
3. Ridwan, M.Ag. (Pakar di Bidang Pemikiran Hukum Islam);
4. Abdul Wachid B.S., S.S., M.Hum. (Penulis Buku: GANDRUNG CINTA, Tafsir terhadap Puisi Sufi K.H. Ahmad Mustofa Bisri);
5. Heru Kurniawan, S.Pd., M.A. (Penulis Buku: MISTISISME CAHAYA).
Kamis, 05 November 2009
LOMBA CIPTA PUISI RELIGIUS
LOMBA CIPTA PUISI RELIGIUS
TINGKAT MAHASISWA SE-INDONESIA
DISELENGGARAKAN OLEH DEWAN EKSKUTIF MAHASISWA (DEMA)
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN) PURWOKERTO
* TEMA
"Puisi Religius"
* KETENTUAN UMUM
1. Melampirkan copy Kartu Mahasiswa yang masih berlaku;
2. Puisi diketik dengan hurup time new roman size 12, di antara baris spasi 1, di antara bait spasi direnggangkan ;
3. Puisi yang diikutkan lomba adalah karya yang belum pernah dipublikasikan dalam bentuk apapun;
4. Setiap peserta hanya boleh mengirimkan 5 judul puisi dari karya terbaiknya;
5. Melampirkan biografi singkat maksimal 1 halaman;
6. Semua hal tersebut diemailkan ke obsesipress@gmail.com ;
7. Batas terakhir penerimaan naskah 14 Desember 2009.
* PENGUMUMAN NOMINATOR DAN PEMENANG PUISI
1 Januari 2010
* HADIAH
1. Bagi puisi nominator dan puisi pemenang akan dibukukan eksklusif oleh Penerbit OBSESI Press: 3 judul puisi pemenang, dan puisi-puisi nominator;
2. Bagi Juara ke-1 mendapatkan uang Rp 1.000.000; Juara ke-2 Rp.750.000; Juara ke-3 Rp 500.000 ;
3. Baik nominator maupun pemenang diberi hak mendapatkan buku bunga rampai puisi tersebut 2 eksemplar, dan masing-masing akan mendapatkan Piagam Penghargaan ;
4. Baik hadiah maupun buku puisi tersebut hanya akan diberikan jika yang bersangkutan hadir pada acara "Peluncuran dan Diskusi Buku Puisi Pemenang Lomba Nasional" pada Senin 8 Februari 2010 ;
5. Jika yang bersangkutan berhalangan hadir, maka disilahkan menghubungi Panitia (Presiden DEMA - Saudara HERI KURNIAWAN 085 227 4505 32), dan buku puisi akan dikirim jika sudah mengirim ongkos pengganti biaya kirim.
* DEWAN JURI
*** Evi Idawati (Novelis TERATAK, Cerpenis MAHAR, Penyair NAMAKU SUNYI, Aktris);
*** Abdul Wachid B.S., S.S., M.Hum. (Penulis Buku: GANDRUNG CINTA, Tafsir terhadap Puisi Sufi K.H. Ahmad Mustofa Bisri);
*** Heru Kurniawan, S.Pd., M.A. (Penulis Buku: MISTISISME CAHAYA);
*** Kuswaidi Syafi'ie, M.Ag. (Penyair TARIAN MABUK ALLAH, Cerpenis MEMANJAT BUKIT CAHAYA, Esais, Editor Ahli Penerbit Pustaka Pelajar Yogyakarta).
TINGKAT MAHASISWA SE-INDONESIA
DISELENGGARAKAN OLEH DEWAN EKSKUTIF MAHASISWA (DEMA)
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN) PURWOKERTO
* TEMA
"Puisi Religius"
* KETENTUAN UMUM
1. Melampirkan copy Kartu Mahasiswa yang masih berlaku;
2. Puisi diketik dengan hurup time new roman size 12, di antara baris spasi 1, di antara bait spasi direnggangkan ;
3. Puisi yang diikutkan lomba adalah karya yang belum pernah dipublikasikan dalam bentuk apapun;
4. Setiap peserta hanya boleh mengirimkan 5 judul puisi dari karya terbaiknya;
5. Melampirkan biografi singkat maksimal 1 halaman;
6. Semua hal tersebut diemailkan ke obsesipress@gmail.com ;
7. Batas terakhir penerimaan naskah 14 Desember 2009.
* PENGUMUMAN NOMINATOR DAN PEMENANG PUISI
1 Januari 2010
* HADIAH
1. Bagi puisi nominator dan puisi pemenang akan dibukukan eksklusif oleh Penerbit OBSESI Press: 3 judul puisi pemenang, dan puisi-puisi nominator;
2. Bagi Juara ke-1 mendapatkan uang Rp 1.000.000; Juara ke-2 Rp.750.000; Juara ke-3 Rp 500.000 ;
3. Baik nominator maupun pemenang diberi hak mendapatkan buku bunga rampai puisi tersebut 2 eksemplar, dan masing-masing akan mendapatkan Piagam Penghargaan ;
4. Baik hadiah maupun buku puisi tersebut hanya akan diberikan jika yang bersangkutan hadir pada acara "Peluncuran dan Diskusi Buku Puisi Pemenang Lomba Nasional" pada Senin 8 Februari 2010 ;
5. Jika yang bersangkutan berhalangan hadir, maka disilahkan menghubungi Panitia (Presiden DEMA - Saudara HERI KURNIAWAN 085 227 4505 32), dan buku puisi akan dikirim jika sudah mengirim ongkos pengganti biaya kirim.
* DEWAN JURI
*** Evi Idawati (Novelis TERATAK, Cerpenis MAHAR, Penyair NAMAKU SUNYI, Aktris);
*** Abdul Wachid B.S., S.S., M.Hum. (Penulis Buku: GANDRUNG CINTA, Tafsir terhadap Puisi Sufi K.H. Ahmad Mustofa Bisri);
*** Heru Kurniawan, S.Pd., M.A. (Penulis Buku: MISTISISME CAHAYA);
*** Kuswaidi Syafi'ie, M.Ag. (Penyair TARIAN MABUK ALLAH, Cerpenis MEMANJAT BUKIT CAHAYA, Esais, Editor Ahli Penerbit Pustaka Pelajar Yogyakarta).
LOMBA CIPTA CERPEN TINGKAT MAHASISWA SE-INDONESIA
LOMBA CIPTA CERPEN TINGKAT MAHASISWA SE-INDONESIA
DISELENGGARAKAN OLEH LEMBAGA PERS MAHASISWA (LPM) OBSESI
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN) PURWOKERTO
* TEMA
Kisah cinta dengan latar belakang budaya santri
* KETENTUAN
1. Melampirkan copy Kartu Mahasiswa yang masih berlaku;
2. Cerpen diketik dengan hurup time new roman size 12, batasan 5-10 halaman;
3. Cerpen yang diikutkan lomba adalah karya yang belum pernah dipublikasikan dalam bentuk apapun;
4. Setiap peserta hanya boleh mengirimkan 1 judul saja dari karya terbaiknya;
5. Melampirkan biografi singkat maksimal 1 halaman;
6. Semua hal tersebut diemailkan ke obsesipress@gmail.com ;
7. Batas terakhir penerimaan naskah 15 Desember 2009.
* PENGUMUMAN NOMINATOR DAN PEMENANG
1 Januari 2010
* HADIAH
1. Bagi cerpen nominator dan cerpen pemenang akan dibukukan eksklusif oleh Penerbit OBSESI Press, 3 cerpen pemenang, dan 27 cerpen nominator;
2. Bagi Juara ke-1 mendapatkan uang Rp 1.000.000; Juara ke-2 Rp.750.000; Juara ke-3 Rp 500.000 ;
3. Baik nominator maupun pemenang diberi hak mendapatkan buku bunga rampai cerpen tersebut 2 eksemplar, dan masing-masing akan mendapatkan Piagam Penghargaan ;
4. Baik hadiah maupun buku cerpen tersebut hanya akan diberikan jika yang bersangkutan hadir pada acara "Peluncuran dan Diskusi Buku Cerpen Pemenang Lomba Nasional" pada Senin 8 Februari 2010 ;
5. Jika yang bersangkutan berhalangan hadir, maka disilahkan menghubungi Panitia (PU LPM OBSESI Edo Ahmad Baedowi 08529 3001 761/ Faqih Hamdani 085227 379 226), dan buku cerpen akan dikirim jika sudah mengirim ongkos pengganti biaya kirim.
* DEWAN JURI
1. Joni Ariadinata (Redaktur Pelaksana majalah sastra HORISON, Cerpenis, Editor Ahli);
2. Abdul Wachid B.S. (Sastrawan, Kritikus Sastra, dan Dosen STAIN Purwokerto);
3. Heru Kurniawan, S.Pd., M.A. (Sastrawan, dan Dosen STAIN Purwokerto).
DISELENGGARAKAN OLEH LEMBAGA PERS MAHASISWA (LPM) OBSESI
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN) PURWOKERTO
* TEMA
Kisah cinta dengan latar belakang budaya santri
* KETENTUAN
1. Melampirkan copy Kartu Mahasiswa yang masih berlaku;
2. Cerpen diketik dengan hurup time new roman size 12, batasan 5-10 halaman;
3. Cerpen yang diikutkan lomba adalah karya yang belum pernah dipublikasikan dalam bentuk apapun;
4. Setiap peserta hanya boleh mengirimkan 1 judul saja dari karya terbaiknya;
5. Melampirkan biografi singkat maksimal 1 halaman;
6. Semua hal tersebut diemailkan ke obsesipress@gmail.com ;
7. Batas terakhir penerimaan naskah 15 Desember 2009.
* PENGUMUMAN NOMINATOR DAN PEMENANG
1 Januari 2010
* HADIAH
1. Bagi cerpen nominator dan cerpen pemenang akan dibukukan eksklusif oleh Penerbit OBSESI Press, 3 cerpen pemenang, dan 27 cerpen nominator;
2. Bagi Juara ke-1 mendapatkan uang Rp 1.000.000; Juara ke-2 Rp.750.000; Juara ke-3 Rp 500.000 ;
3. Baik nominator maupun pemenang diberi hak mendapatkan buku bunga rampai cerpen tersebut 2 eksemplar, dan masing-masing akan mendapatkan Piagam Penghargaan ;
4. Baik hadiah maupun buku cerpen tersebut hanya akan diberikan jika yang bersangkutan hadir pada acara "Peluncuran dan Diskusi Buku Cerpen Pemenang Lomba Nasional" pada Senin 8 Februari 2010 ;
5. Jika yang bersangkutan berhalangan hadir, maka disilahkan menghubungi Panitia (PU LPM OBSESI Edo Ahmad Baedowi 08529 3001 761/ Faqih Hamdani 085227 379 226), dan buku cerpen akan dikirim jika sudah mengirim ongkos pengganti biaya kirim.
* DEWAN JURI
1. Joni Ariadinata (Redaktur Pelaksana majalah sastra HORISON, Cerpenis, Editor Ahli);
2. Abdul Wachid B.S. (Sastrawan, Kritikus Sastra, dan Dosen STAIN Purwokerto);
3. Heru Kurniawan, S.Pd., M.A. (Sastrawan, dan Dosen STAIN Purwokerto).
Minggu, 01 November 2009
SOAL ACC PENGLING PRAKTIUM 1, 2 & 3
KARENA SUATU SEBAB YG TIDAK MEMUNGKINKAN, MAKA SOAL ACC TERLAMBAT DI UPLOAD. NAMUN DEMIKIAN, SEBAGAI "BONUS" MAKA WAKTU MENJAWAB SOAL INI DIPERPANJANG SAMPAI HARI SELASA SIANG TGL 3 NOVEMBER 2009 PUKUL 12.00 WIB. TERIMA KASIH. SELAMAT MENGERJAKAN.
SOAL
1. Natalitas dan mortalitas merupakan penentu utama dalam pertumbuhan populasi, jelaskan pendapat anda mengapa demikian? (NILAI 5)
2. Fitoplankton adalah pondasi dari rantai makanan pada ekosistem aquatik. Mengapa demikian? (NILAI 5)
3. Jelaskan hubungan eutrofikasi dengan algal bloom! (NILAI 5)
4. Jelaskan hubungan antara siklus karbon dengan kehidupan manusia sebagai konsumen! (NILAI 10)

SUMBER FOTO:photobucket.com
NILAI ACC PENGLING
TO SEMUANYA: LAPORAN SUDAH SAYA KOREKSI...BISA DIAMBIL DILOKER..
UNTUK NILAI ACC VIA ONLINE NILAINYA ADALAH: 24,
KECUALI NIM: 07330019, 07330029, 07330006, DAN 07330027 NILAINYA ADALAH 23. DAN KECUALI YANG SAYA KIRIM LEWAT FB/E-MAIL MASING-MASING (KHUSUS YG MENJAWAB VIA FB/E-MAIL). NILAI INI DAPAT BERUBAH JIKA SUATU SAAT TERDAPAT KEKELIRUAN YANG FATAL/URGEN. SILAHKAN PRINT KOMENTAR INI SEBAGAI BUKTI.
MALANG, 13 NOVEMBER 2009
HUSAMAH (INSTRUKTUR PENGLING)
SOAL
1. Natalitas dan mortalitas merupakan penentu utama dalam pertumbuhan populasi, jelaskan pendapat anda mengapa demikian? (NILAI 5)
2. Fitoplankton adalah pondasi dari rantai makanan pada ekosistem aquatik. Mengapa demikian? (NILAI 5)
3. Jelaskan hubungan eutrofikasi dengan algal bloom! (NILAI 5)
4. Jelaskan hubungan antara siklus karbon dengan kehidupan manusia sebagai konsumen! (NILAI 10)

SUMBER FOTO:photobucket.com
NILAI ACC PENGLING
TO SEMUANYA: LAPORAN SUDAH SAYA KOREKSI...BISA DIAMBIL DILOKER..
UNTUK NILAI ACC VIA ONLINE NILAINYA ADALAH: 24,
KECUALI NIM: 07330019, 07330029, 07330006, DAN 07330027 NILAINYA ADALAH 23. DAN KECUALI YANG SAYA KIRIM LEWAT FB/E-MAIL MASING-MASING (KHUSUS YG MENJAWAB VIA FB/E-MAIL). NILAI INI DAPAT BERUBAH JIKA SUATU SAAT TERDAPAT KEKELIRUAN YANG FATAL/URGEN. SILAHKAN PRINT KOMENTAR INI SEBAGAI BUKTI.
MALANG, 13 NOVEMBER 2009
HUSAMAH (INSTRUKTUR PENGLING)
Kamis, 29 Oktober 2009
SOAL ACC EKOLOGI TUMBUHAN

Diketahui bahwa rumput teki (Cyperus rotundus)memiliki zat allelopati. Dapatkah rumput teki digunakan sebagai herbisida (pembasmi gulma) alternatif pengganti herbisida sintetik/buatan? Bagaimana cara penggunaan atau aplikasinya? Jelaskan pendapatmu, gunakan literatur terkait secara cermat!
GOOD LUCK..SUKSES BUAT ANDA
NILAI ACC ONLINE
TO SEMUANYA: LAPORAN SUDAH SAYA KOREKSI...BISA DIAMBIL DILOKER..
UNTUK NILAI ACC ONLINE NILAINYA ADALAH: 23, KECUALI YANG SAYA KIRIM VIA EMAIL/FB MASING-MASING. NILAI INI DAPAT BERUBAH JIKA SUATU SAAT TERDAPAT KEKELIRUAN YANG FATAL/URGEN. SILAHKAN PRINT KOMENTAR INI SEBAGAI BUKTI.
MALANG, 13 NOVEMBER 2009
HUSAMAH (INSTRUKTUR EKTUM)
Minggu, 25 Oktober 2009
Meruntuhkan Mitos Keangkeran Sertifikasi

OLeh: Husamah
(Alumni Biologi-FKIP-UMM)
Menyikapi sertifikasi, minimal guru akan terpecah menjadi tiga kelompok. Kelompok pertama adalah para guru yang memang setuju, telah siap, berpengalaman, kompeten dan tentu berprestasi. Kelompok kedua pasti para guru yang menganggap sertifikasi perlu untuk menaikkan taraf hidup dan profesionalitas, tetapi merasa kesulitan karena masih banyak kekurangan. Kelompok ketiga tentu para guru yang ingin hidup layak tanpa harus bersusah-payah mengikuti sertifikasi.
Memang sulit merubah pola pikir guru, terlebih kelompok ketiga ini. Ironisnya, jumlah kelompok ketiga itu lebih dominan. Sertifikasi bagaikan momok yang menakutkan. Mereka tidak pernah memperdulikan latar belakang diadakannya sertifikasi sebagai bentuk dedikasi untuk melahirkan guru-guru yang kompeten dan profesional.
Selama ini sistem telah membuat para guru begitu santai dan asal “ngajar”. Buktinya, Kebanyakan guru juga hanya sekedar masuk kelas, mengisi presensi, memberi tugas pada siswa dan sekedar menggugurkan kewajiban. Para sarjana non-kependidikan pun mudah saja beralih menjadi guru jika tidak memiliki pekerjaan. Hanya dengan menempuh Akta IV selama tiga bulan, mereka telah menjadi guru.
Tak dapat dipungkiri posisi guru sebagai ujung tombak alias pilar utama menuju kemajuan bangsa yang telah disepakati sepanjang sejarah semakin bias. Guru yang dikenal sebagai aktor dalam proses pemanusiaan dan kemanusiaan, hanya berfungsi sebagai pelengkap sekolah semata.
Potret buram dunia guru dan dunia pendidikan itu harus segera diakhiri. Perlu menjadi kesepakatan bersama bahwa sertifikasi tidak lain merupakan salah satu jawaban kongkrit dari pemerintah guna memenuhi desakan untuk meningkatan mutu pendidikan. Meningkatnya mutu pendidikan kemudian harus dibarengi peningkatan kesejahteraan bagi guru yang selama ini dirasa teramat rendah. Hal itu pula didasarkan atas asumsi bahwa persoalan peningkatan mutu pendidikan tentu bertolak pada mutu guru. Tanpa adanya peningkatan dari mutu guru itu sendiri jelas kualitas pendidikan di tanah air saat ini tidak akan banyak berubah.
Langkah paling bijak yang mendesak dilakukan adalah mengubur mitos keangkeran sertifikasi. Saatnya guru dituntut memiliki keterampilan yang memadai. Tidak hanya asal mengajar di kelas kemudian pulang. Mereka dituntut untuk berkreasi, berinovasi, mengembangkan ilmunya, dan mencontohkan kesuksesan (prestasi) dan kerja keras pada muridnya.
Pola pikir instan dan asal-asalan saatnya dibuang jauh-jauh. Budaya ilmiah dan kreatif segera dibangun, misalnya dengan giat menulis. Menulis di media massa dan lomba-lomba tentu lebih mulia dari nyambi ngojek untuk mengepulkan asap dapur. Jika budaya menulis itu dipupuk, justru akan menjadi modal guru menuju sertifikasi, selain juga mendatangkan rezeki bagi dirinya (honor dan hadiah menulis).
Sebenarnya telah banyak buku beredar yang berupaya memberikan inspirasi dan motivasi bagaimana mengoptimalkan potensi yang dimiliki guru, dan bagaimana mengelola waktu luang untuk mendapatkan tambahan penghasilan. Bahkan jika “ajaran” ini diamalkan mungkin penghasilan guru bisa lebih besar dari gaji pokok sebagai guru di sekolah dengan tidak mengurangi dedikasi dan profesionalisme sebagai guru.
Buku “Siapa Bilang Jadi Guru Hidupnya Susah?” karangan Hasyim Ashari (April, 2007) misalnya. Sangat banyak ilmu yang dapat dipergunakan guru. Seperti bagaimana menulis buku, menulis di media massa dan menulis untuk lomba-lomba kepenulisan.
Menulis bukanlah bakat istimewa tetapi lebih kepada tekad yang kuat. Intinya, sediakan waktu untuk menulis dan jangan takut menulis. Pada buku ini dijelaskan pula tips bagi yang baru memulai karier sebagai penulis dan tips mengirimkan naskah ke penerbit beserta contoh-contohnya, alamat-alamat email media massa dan penerbit.
Buku yang terkait dengan karya ilmiah dan penelitian tindakan kelas juga semakin banyak. Ini dapat dijadikan rujukan mengikuti lomba-lomba kategori guru. Menurut pengalaman penulis, biasanya lomba ini minim peserta sementara hadiahnya cukup menggiurkan, sementara sertifikat pemenang dapat digunakan untuk sertifikasi.
Akhirnya, sudah saatnya sertifikasi dianggap sebagai anugerah dan tidak perlu ditakuti. Momen itu hanyalah sebuah keniscayaan menuju pengakuan dan penghargaan terhadap profesi guru. Toh, guru-guru yang telah lulus sertifikasi terdahulu telah menikmatinya. Dan berangkatlah menjadi guru bermutu dengan melakukan beberapa kegiatan di atas. Jayalah guru Indonesia.
sumber foto: http://ima.dada.net/image/14910458.jpg
Dahsyatnya Bakso Jamur Shiitake

Oleh: Husamah
(Staf Pengajar di Biologi-FKIP-Univ. Muhammadiyah Malang)
Kota Batu selama ini dikenal sebagai kota apel dan kota bunga. Selain itu kota ini juga memiliki berbagai objek wisata yang menarik untuk dikunjungi. Kondisi pariwisata ini semakin menarik minat karena didukung oleh suhu udara di Batu sangat dingin, karena ia berada di daerah puncak. Namun, saat ini ada hal baru dan berbeda yang menjadi daya tarik kota Batu. Ada apa?
Jika anda suatu ketika pergi ke Batu baik untuk wisata, kunjungan dinas, ataupun acara lain, maka sempatkanlah untuk lewat dan mampir di Jalan Bukit Berbunga. Di sebelah kanan jalan (jika anda datang dari arah alun-alun batu menuju Selekta) atau kiri jalan (jika anda dari arah Mojokerto, Cangar, atau Selekta), dekat dengan Pusat Informasi Wisata Batu, akan anda temui Warung Bakso Zamrud. Bakso ini khas dan bahkan jarang ditemukan ditempat lain.
Bakso biasanya terbuat dari daging. Namun, berbeda dengan bakso buatan Dra. Siti Zaenab, M.Kes, dosen ilmu pangan dan gizi, Jurusan Biologi Universitas Muhammadiyah Malang. Guna meningkatkan kebiasaan masyarakat dalam mengonsumsi jamur obat, sekaligus tetap membudayakan melestarikan kuliner bakso yang sehat, maka Zaenab menyajikan bakso berbahan jamur obat Shiitake di Warung Zamrud.
Jamur Shiitake (Lentinula edodes) atau jamur Hioko dan sering ditulis sebagai jamur shitake adalah jamur pangan asal Asia Timur yang terkenal di seluruh dunia dengan nama aslinya dalam bahasa Jepang. Shiitake secara harafiah berarti jamur dari pohon Shii (Castanopsis cuspidata) karena batang pohonnya yang sudah lapuk merupakan tempat tumbuh jamur shiitake.
Shiitake juga dikenal dengan nama Jamur hitam China , karena aslinya memang berasal dari daratan Tiongkok dan sudah dibudidayakan sejak 1.000 tahun yang lalu. Sejarah tertulis pertama tentang budidaya shiitake ditulis Wu Sang Kuang di zaman Dinasti Song (960-1127), walaupun jamur ini sudah dimakan orang di daratan Tiongkok sejak tahun 199 Masehi. Di zaman Dinasti Ming (1368-1644), dokter bernama Wu Juei menulis bahwa jamur shiitake bukan hanya bisa digunakan sebagai makanan tapi juga sebagai obat untuk penyakit saluran nafas, melancarkan sirkulasi darah, meredakan gangguan hati, memulihkan kelelahan dan meningkatkan energi chi. Shiitake juga dipercaya dapat mencegah penuaan dini.
Di Hongkong dan Singapura, jamur jenis ini dikenal sebagai chinese black mushroom. Di Indonesia dikenal dengan nama jamur kayu cokelat atau secara umum disebut jamur Shiitake saja. Bangsa Cina percaya bahwa jamur hioko (nama jamur shiitake dalam bahasa Cina) dapat menghilangkan rasa lapar, menghangatkan tubuh saat cuaca dingin serta dapat memperlancar sirkulasi darah di dalam tubuh.

Khusus Jamur Shitake, juga dikenal sebagai bahan pangan yang mempunyai potensi sebagai obat. Untuk mengetahui khasiatnya, di Jepang telah banyak dilakukan penelitian yang intensif mengenai jamur shiitake. Diantaranya, penelitian yang diadakan pada tahun 1970 menemukan bahwa asam amino yang terkandung di dalam jamur shiitake dapat membantu memproses kolesterol di dalam hati. Jamur ini mengandung asam amino yang sangat dibutuhkan oleh tubuh, yaitu; thiamin, riboflavin, niacin, serta beberapa jenis serat dan enzim. Jamur Shiitake juga mengandung ergosterol, yang akan diolah tubuh menjadi vitamin D setelah kulit terkena sinar matahari. Kandungan asam amino jamur shiitake membuatnya berfungsi meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan mengatasi gangguan pencernaan, hati, meredakan serangan pilek, dan melancarkan peredaran darah.
Jamur ini dilaporkan mempunyai potensi sebagai antitumor dan antivirus karena mengandung senyawa polisakaridayang dikenal dengan sebutan lentinan. Shitake juga dilaporkan dapat menurunkan kadar kolesterol darah dengan aktivitas eritadenin yang dimilikinya. Kandungan asam glutamat pada shitake cukup tinggi. Asam amino tersebut berhubungan dengan cita rasa yang ditimbulkan sebagai penyedap makanan. Selain mempunyai kandungan asam glutamat yang tinggi. Shitake juga mengandung 5 ribu nukleotida dalam jumlah besar 156,5 mg/100 gram.
Akhirnya, bagi anda penggemar bakso sejati, tetapi takut kadar kolesterol meningkat, maka tepat sekali jika mencoba kuliner satu ini. Juga bagi anda yang vegetarian, bakso jamur Shiitake akan menjadi solusi tepat bagi anda. Anda tertarik? Coba saja.
sumber foto: www.greenlivingnow.com/images/Shiitake-Kit-2.jpg
Langgan:
Entri (Atom)